Pertanyaan yang sering muncul sebelum ujian online adalah: berapa spesifikasi server CBT yang dibutuhkan? Jawabannya bergantung pada jumlah peserta aktif bersamaan, jumlah sesi, aplikasi CBT, ukuran soal, dan pola akses peserta.

Total siswa tidak selalu sama dengan beban server. Sekolah dengan 1000 siswa bisa membutuhkan server berbeda jika ujian dilakukan satu sesi penuh dibanding dibagi menjadi lima sesi.

Patokan awal untuk 100 siswa

Untuk sekitar 100 siswa, server CBT bisa menggunakan resource menengah selama peserta tidak semua mengakses soal berat atau media besar secara bersamaan. Kebutuhan ini cocok untuk tryout kecil, asesmen kelas, atau ujian semester dengan sesi terbatas.

  • CPU 2 sampai 4 core.
  • RAM 4 sampai 8 GB.
  • Storage SSD 40 sampai 80 GB.
  • Backup rutin sebelum dan sesudah ujian.
  • Monitoring dasar CPU, RAM, disk, dan trafik.

Patokan awal untuk 500 siswa

Untuk 500 siswa, hitung dulu apakah peserta aktif bersamaan 100, 250, atau 500. Jika ujian dibagi beberapa sesi, server dapat lebih efisien. Jika peserta serentak lebih banyak, database dan web server harus dioptimalkan lebih serius.

Pada skala ini, monitoring saat ujian menjadi penting karena lonjakan login, submit jawaban, dan akses soal bisa terjadi pada menit yang sama.

  • CPU 4 sampai 8 core.
  • RAM 8 sampai 16 GB.
  • Storage SSD 80 sampai 160 GB.
  • Konfigurasi database dan web server dioptimalkan.
  • Monitoring aktif selama sesi ujian berjalan.

Patokan awal untuk 1000 siswa

Untuk 1000 siswa, server harus disiapkan berdasarkan skenario ujian yang jelas. Jika 1000 peserta mengakses bersamaan, kebutuhan resource jauh lebih besar dibanding 1000 siswa yang dibagi menjadi 5 sampai 10 sesi.

Sekolah juga perlu memperhatikan jaringan lokal, router, access point, dan bandwidth internet. Server yang kuat tetap bisa terasa lambat jika koneksi peserta tidak stabil.

  • CPU 8 core atau lebih sesuai beban.
  • RAM 16 sampai 32 GB atau lebih.
  • Storage SSD/NVMe sesuai ukuran data dan lampiran soal.
  • Backup terjadwal dan rencana restore.
  • Monitoring real-time dan tim teknis siaga.

Faktor yang bisa membuat spesifikasi berubah

Angka di atas adalah patokan awal, bukan aturan mutlak. Spesifikasi bisa berubah jika aplikasi CBT menggunakan banyak gambar, audio, video, fitur anti-cheat, sinkronisasi eksternal, atau laporan real-time.

Aplikasi yang tidak dioptimalkan juga bisa membutuhkan resource lebih besar. Karena itu, uji beban dan simulasi tetap diperlukan sebelum hari ujian.

Rekomendasi praktis untuk sekolah

Mulailah dari jumlah peserta aktif bersamaan, lalu tentukan skenario sesi. Setelah itu, lakukan simulasi dan lihat penggunaan resource. Jika CPU atau RAM sering penuh, naikkan kapasitas sebelum ujian utama.

Lebih baik menemukan batas server saat simulasi daripada saat peserta sedang mengerjakan ujian.

FAQ

Apakah 500 siswa selalu butuh server besar?

Tidak selalu. Jika 500 siswa dibagi menjadi beberapa sesi, kebutuhan server bisa lebih ringan dibanding 500 peserta yang ujian serentak.

Apakah storage besar penting untuk server CBT?

Storage penting jika soal memakai banyak gambar, audio, dokumen, atau data ujian disimpan lama. Gunakan SSD agar akses database dan file lebih cepat.

Bagaimana cara memastikan spesifikasi server sudah cukup?

Lakukan simulasi dengan jumlah peserta mendekati kondisi asli, lalu pantau CPU, RAM, disk, trafik, dan respons aplikasi.